Berpuasa Saat Hamil dan Menyusui

Bismillah..

Di hari terakhir bulan Ramadhan 1436 H, tetiba saja ingin berbagi pengalaman berpuasa yang tak biasa dua tahun terakhir ini. Tahun lalu, 2014, saya berpuasa dalam kondisi hamil 8 bulan. Tahun ini, 2015, saya berpuasa dalam kondisi menyusui bayi usia 9 bulan. Apa bedanya?

Ketika berpuasa dalam kondisi hamil tahun lalu, kebetulan waktunya bertepatan dengan kepindahan saya dan suami ke tempat tinggal yang baru. Di hari pertama puasa saya hanya sanggup setengah hari, selebihnya perut terasa melilit dan perih. Waktu itu aktivitas bongkar muatan dan beberes barang-barang lumayan menyita tenaga. Alhamdulillah tidak terlalu banyak batalnya. Saat itu usia kehamilan sudah cukup besar, sehingga tidak menjadi halangan untuk berpuasa. Hanya batal 6 hari karena memang kondisinya masih mengajar saat itu.

Tahun ini, dengan kondisi menyusui, terasa lebih lancar puasanya. Hanya saja di 3 hari pertama Farzan terasa lebih rewel dari biasanya. Mungkin masih penyesuaian dengan kuantitas dan rasa ASI saya ketika berpuasa. Terhitung 7 hari saya batal karena haidh, 1 hari batal karena tiba-tiba saja menggigil.

Apa yang saya lakukan?
Selama berpuasa sambil menyusui, saya melakukan beberapa hal berikut :

  • Setelah berbuka, saya langsung makan berat
  • Tetap makan berat 3x sehari : saat berbuka, sekitar pukul 10-12 malam, dan saat sahur
  • minum air putih lebih banyak
  • minum madu saat puasa yang sudah dilarutkan air
  • makan telur rebus 1 butir per hari
  • makan makanan lengkap (karbohidrat, sayur, lauk)

Semoga bermanfaat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s