Just Write

Tulis saja.

Tak perlu banyak alasan, tak perlu pertimbangan.

Tulis saja.

Karena tulisanmu adalah sejarahmu. Tulisanmu merekam segala hal segala rupa, tentang apa yang ada di sekitarmu kala itu.

Tulis saja.

Dan rasakan ketika waktu berjalan maju, lalu kau mundur sejenak, menikmati masa lalumu lewat rangkaian tulisanmu.

Adakalanya engkau merasa seperti bukan dirimu.

Nyatanya, tulisan itu jujur. Merefleksikan seperti apa dirimu di kala itu.

 

Tulis saja.

Jangan banyak alasan.

 

 

#ditulis dalam rangka nyasar lagi ke blog yang udah berdebu ini.

#ditulis dalam situasi baru saja menyelesaikan PO-PO beberapa buku yang deadlinenya beriringan

#ditulis dalam situasi genting, penuh pertimbangan, merealisasikan sebuah event komunitas yang dibangun tanpa sengaja setahun yang lalu.

 

02.57 WIB, 14 apr 2018

Dan belum tidur

Menyelakan Waktu

Bismillah..

Oke oke, jadi itu judulnya maksudnya menyempatkan waktu disela-sela, jadi gw tulis menyela. Bener gak sih? Salah ya? Haha… *maap sodara-sodara*

Jadi ini disela-sela kesibukan jadi tukang ketik (ketik sana ketik sini ketikin semuanya), kangen juga pengen ngetik dimari. Boseennn euyy ngetik di MS Exc*l molooo… ~.~

Jadi ini ceritanya gw lagi berada di persimpangan jalan.. Tsaah…
udah 3 bulan terhitung postingan pertama gw tentang hari pertama kerja (ngubek-ngubek link, tapi belum sempet, entar aja jadinya).  Kontraknya sih 6 bulan ya, jadi baru 50% perjalanan sampai di titik finish. DIlemmaahh karenaah haruskah saya melanjutkan, ataukah bertahan, ataukah berhenti? Nah, nah, itu kayaknya butuh voting dari seluruh pihak dulu deh..

Betah gak betah sih.. Mungkin karena gw orangnya cepet bosenan kali yaa…
Jadi mandangin laptop, bikin dokumentasi buat aplikasi nyang mo dibuat, ngedit-ngedit prototipe tampilannya, de es be de es be yang notabene cuma melototin laptop doank sodarah-sodarah, itu nyang bikin sayah rada-radah dillemmahh..

Aduh, gak bersyukurnya dirimu nakk..
Tapi, gak ada salahnya toh ya, kita melakukan sesuatu berdasarkan passion kita. Nahh!! Pertanyaannya adalah, emang passion gw apa? Apa donk apa donk? ~.~
Tu dia, gw sendiri sampai sekarang masih gak faham sebenernya apa sih passion gw.. ~~~~~~

Pengennya juga gak kerja di ibu kota negara tercintah ini. Sumpekk, Belum capeknya di perjalanan.. Hanya saja, gw masih belum menemukan pengganti yang lebih baik sejauh ini.
Mau sih sekolah lagi.. Tapi,, tapi… tapi…. U.U

Somebody help me,,,

Hope

Still hope for the quality time, no matter how no matter where, and no matter when….

Try for the best! Insya Allah…

Sometimes

Sometimes i need it..
Sometimes i want it..
But sometimes I must be patient to wait for that..

Yap, as a woman, rasanya wajar ya kalau kita mau banget yang namanya dikasih perhatian. Entah dari siapapun itu, apalagi kalau yang memberi adalah orang terkasih dan tersayang. (Mau banget). Eits, tapi jangan sampai yang ngasih justru bukan yang seharusnya ya….

Berdasarkan buku yang pernah dibaca dulu, katanya perempuan itu dari planet bernama Venus, sedangkan laki-laki asalnya dari planet Mars. Artinya? Ada planet bumi yang sekarang kita tempatin. *doeng*. Artinya makhluk dua ini udah dari sononya bedaaa…. 

Beda apanya? Ya coba aja dicari perbedaannya, dijamin sepuluh ribu persen pasti ketemu banyaakk banget..
Salah satunya adalah cara menunjukkan perhatian. Ceileh…
Seperti itulah. Wanita itu katanya sih lebih ekspresif. Tidak seperti kaum adam, yang katanya dinginnya bisa mengalahkan es di kutub utara. Widih…..

Terus, gimana tuh..? Ya gak gimana-gimana.. 
Makanya perempuan diciptakan lemah lembut, fungsinya menetralisir keasaman  ‘rasa dingin’ yang tadi itu..
Pelan tapi pasti, dua orang yang hidup berdampingan pasti akan saling mempengaruhi. Termasuk masalah ekspresi tadi. Jadi, bukan gak mungkin laki-laki yang awalnya datar, bisa jadi bergelombang kan? *Maksudnya*

=D