Another Fight – (Thesis – Get the SKL)

Bismillah…

Setelah selesai bertarung dengan seminar, lalu berhasil menaklukkan sidang, maka stage berikutnya telah menanti. Yeah… Ngurus SKL!
Sejak dinyatakan lulus sidang pada Rabu, 19 September 2012 lalu (H-3 nikah =P), sesungguhnya belum ada pergerakan berarti yang sudah saya lakukan.. *nyegir*
Cerita-cerita dari beberapa teman memang menyebutkan bahwa masa-masa paling malas dalam hidup seorang mahasiswa adalah seusai sidang dan dinyatakan lulus. He he he… (gak patut dicontoh)

Selepas sidang kala itu, memang kemudian langsung kembali kepada aktivitas semula. Tak lain dan tak bukan mempersiapkan segala hal yang ada sangkut pautnya sama MY WEDDING. Alhasil sekitar 1 minggu vakum dulu dari dunia persilatan per-sekripsian. =P

Ternyata banyak juga yang perlu dipersiapkan sampe Surat Keterangan Lulus (SKL) sampai di tangan. Beberapa tahapannya kira-kira…

  1. Ketemu sama dosen pembimbing. *Jangan lupa janjian dulu*. Abis itu, tanyain kira-kira ada yang perlu di revisi gak. Kalau gak, ya Alhamdulillah, bisa lanjut ke step berikutnya.
  2. Revisian. Kalau ternyata ada revisi, dikerjain dulu revisinya. Iterasi berulang sampai dinyatakan tidak perlu ada revisi pada bagian isi maupun judul. =D
  3. Cek Abstrak. Nah, berhubung abstraknya pake bahasa inggris, jadi perlu dicek dulu kebenaran grammarnya. Kalau gak salah, ada 2 dosen yang berwenang untuk mengecek abstrak ini. Ada Pak Mush dan Pak Ridho. Cukup bawa 1 lembar abstrak kita, terus samperin ke ruang dosen minta diperiksain. Jangan lupa berdoa semoga bapaknya lagi gak sibuk. Sebagai tanda udah di acc, kasih 1 lembar pengesahan yang kosong.
  4. TTD Dosen pembimbing. Di bagian awal kan ada tuh lembar pengesahan. Nah, minta dulu tanda tangan ke dosen pembimbing. Sebagai tanda kalau isi skripsinya udah diperiksa dan di acc. Berhubung sama pembimbing sendiri, bisa sekalian minta ttd di lembar pengesahan sekalian beberapa lembar. Jadi nanti ga pusing janjian-janjian lagi.. =D
  5. QC Checking. Nah, ini nih yang baru di angkatan kita. Sekarang setiap skripsi perlu lolos verifikasi oleh tim QC dulu. Buat apa? supaya format-formatnya bener, termasuk tata bahasa dan EYD juga diperiksa di sini. Kata yang udah berpengalaman, di bagian sini harus ekstra sabar. Soalnya bisa beberapa kali iterasi kalau kondisi skripsi kita banyak bugs-nya. Alhasil lumayan menyita waktu juga. Jadi sebisa mungkin periksa dulu sendiri sebelum masuk ke tim QC. Saat ini ada 3 orang yang ada di tim QC.
  6. Perbanyakan + Penjilidan. Nah, kalau udah uji kelayakan, tinggal di perbanyak deh itu skripsi kemudian dijilid. Dibikin sebanyak 6 rangkap.
  7. TTD Ketua Departemen. Kalau udah. Tinggal minta ttd dari ketua departemen., Caranya, serahin lembar tanda tangan dari pemerika abstrak + semua skripsi yang udah dijilid + di ttd sama dosen pembimbing ke TU. Nanti TU yang bakal ke ketua departemen minta ttd buat di lembar pengesahan kita
  8. Jurnal + Poster. Selain tulisan asli, ada lagi kewajiban yaitu membuat jurnal dan poster. Jurnal dan poster ini gak pake dicek sama siapa-siapa. Cukup diserahin aja ke dosen pembimbing. Diserahinnya sekalian penyerahan skrispi terjilid.
  9. Pembuatan CDSemua softfile tulisan, referensi, jurnal, dan poster kemudian di burn ke dalam sekeping CD. Cd-nya lalu diperbanyak sebanyak skripsi. Jadi kira-kira bikin jadi 6 lah ya…
  10. Penyebaran Skripsi+CDSetelah semuanya beres, langkah terakhir adalah penyebaran skripsi. Penyebaran ini dilakukan sambil membawa sebuah form untuk SKL (minta di departemen). Setiap selesai menyerahkan skripsi, jangan lupa minta tanda tangan di form itu. Rinciannya sebagai berikut:
    1. 1 untuk LSI
    2. 2 untuk Perpus ilkom
    3. 1 untuk Dosen PS
    4. 1 untuk Fakultas 1
    5. 1 untuk Pribadi
  11. to be continued…

(based on interview with Niken and Isnan =D)

Target

“Manusia boleh punya rencana, tapi Tuhan juga yang menentukan… “

Kira-kira seperti itulah kalimat yang sudah biasa kita dengar. Terdapat dua makna yang saling bertolak-belakang kalau mau diartikan.

  1. Optimis, dan Berpasrah. Yakin akan ketetapan yang Tuhan berikan, namun tidak lantas menjadi sombong. Kalaupun tidak sesuai rencana, tetap bersyukur dan yakin akan sesuatu yang lebih baik.
  2. Pesimis,dan Menyerah.makna yang begini ini cuma dimiliki oleh mereka yang gampang putus asa. Merasa usahasia-sia karena toh ujung-ujungnya kalau Tuhan tidak berkendak, ya tidak akan jadi.

So….

Berdasarkan hal tersebut, saya pilih yang pertama….. Dan menetapkan dua tanggal di bawah ini:

Image

satu lagi…

Image

keduanya untuk bulan…

Image

Nah, ada apakah di sana…??

Yah, meskipun kelihatannya mungkin akan sedikit sulit…
Apalagi ternyata sudah akan tertinggal dari dosen pembimbing di bulan Mei ini..
Tapi kemungkinan itu masih ada… =D

Kemungkinan untuk mengenakan mereka di hari bahagia itu… =D

Continue reading